Panduan Instalasi WordPress

Install WordPress Manual

Karena WordPress sangat populer sebagai platform yang mempermudah pembuatan website, sebagian besar hoster dan penyedia jasa sudah mencantumkan fitur install WordPress dalam satu kali klik.

Beberapa bahkan menyediakan pilihan paket hosting khusus WordPress seperti STRATO sehingga Anda tidak perlu menginstall WordPress sendiri.

Secara umum, instalasi Wordpress terbagi dalam lima langkah sederhana, yaitu:

  1. Download file terbaru WordPress di wordpress.org
  2. Upload file tersebut ke web server Anda menggunakan FTP (File Transfer Protocol) Client seperti Filezilla, WinSCP, Transmit, atau Cyberduck
  3. Buat database MySQL dan username untuk WordPress
  4. Konfigurasi Wordpress agar terhubung dengan database MySQL tersebut
  5. Instalasi selesai dan website siap dibuat

Sebagian besar penyedia hosting di Indonesia sudah melakukan langkah 1 sampai 4 untuk Anda. Yang harus Anda lakukan hanya memasukkan username dan password WordPress, ikuti petunjuk yang ada, dan website sudah siap diluncurkan dalam waktu lima menit.

Tapi jika Anda masih memerlukan panduan untuk instalasi WordPress, ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh. Pembahasan kali ini memuat panduan install WordPress baik melalui SSH / FTP dan Autoinstaller seperti Softaculous.

Install Wordpress melalui SSH / FTP

Perhatikan panduan berikut ini untuk menginstall WordPress di domain dan server website Anda sendiri.

Sebelum memulai instalasi, Anda memerlukan jasa penyedia web hosting. Dengan kisaran harga Rp 100.000 per tahun, Anda sudah dapat shared web hosting yang memadai untuk website Wordpress.

Apa yang Anda butuhkan untuk install WordPress secara manual?

Setelah memiliki web server, Anda harus menyiapkan 4 hal berikut ini:

  1. Akses FTP
    Anda akan mendapat akses FTP setelah pesan hosting dari penyedia. Biasanya akan terkirim secara otomatis ke alamat email yang Anda daftarkan.
  2. FTP Client

FTP Client adalah aplikasi komputer untuk meng-copy dan mentransfer data dari komputer Anda ke web server. Contoh FTP Client adalah FileZilla, Transmit, Cyberduck, atau WinSCP. Download salah satunya dan install di komputer Anda.

  • Editor Teks
    Anda bisa menggunakan Notepad atau TextEdit. Kalau Anda ingin fitur lebih, gunakan Notepad++.
  • Web Browser
    Anda memerlukan web browser yang mendukung HTML5 dan CSS3 seperti Chrome atau Safari.

Mulai Instalasi

Buka FTP Client Anda, masukkan Akses FTP yang Anda dapatkan dari pihak hosting. Akses ini terdiri dari Hostname (bisa berupa URL atau IP Address), Username, dan Password. Jika Anda menggunakan WinSCP, pilih FTP pada bagian File Protocol. Jika Anda tidak yakin bagaimana cara masuk ke web server melalui FTP, tanyakan ke penyedia hosting.

Download file WordPress terbaru dari wordpress.org, lalu unzip file tersebut. Beralih ke FTP, buka folder public_html, dan upload file WordPress yang sudah Anda unzip tadi. Tunggu sampai proses upload selesai.

Setelahya, masuk ke control panel web hosting. Kebanyakan menggunakan cPanel, tapi berbeda juga tidak masalah. Di control panel, cari modul Databases dan klik MySQL Database. Akan muncul pilihan untuk membuat database baru (Create a New Database). Beri nama database Anda dan klik Create Database. Ingat-ingat nama database Anda karena Anda akan memerlukannya nanti.

Selanjutnya Anda perlu membuat user untuk database Anda. Masih di halaman yang sama, scroll ke bawah hingga Anda temukan MySQL Users dan buat user baru (Add a New User). Pada baris Database, pilih nama database yang tadi Anda buat. Pastikan user yang Anda buat bisa mengakses database yang Anda buat. Di halaman  berikutnya, centang All Privileges.

Sekarang, beralihlah ke web browser Anda (Chrome atau Safari) dan masukkan nama domain Anda. Pada langkah ini jika yang Anda lakukan pada tahapan awal tadi benar, Anda akan melihat WordPress Installation Wizard.

Silakan pilih bahasa, lalu masukkan detail database Anda, meliputi nama database, username, dan password. Setelah Anda klik submit, akan muncul tampilan untuk menginstall WordPress. Masukkan nama website Anda dan informasi lainnya untuk membuat akun admin WordPress, lalu klik Install WordPress.

Setelah selesai, Anda bisa login ke Dashboard WordPress Anda dengan username dan password yang tadi Anda masukkan dalam proses instalasi, yaitu akun admin WordPress.

Install Wordpress melalui Auto Installer

Penyedia Hosting umumnya menggunakan control panel cPanel. Jika Anda menggunakan jasa mereka, akses cPanel ini akan dikirimkan ke email. Di dalam cPanel inilah, penyedia hosting Anda biasanya menyediakan AutoInstaller atau Auto Deploy.

Autoinstaller pada dasarnya mempersingkat proses instalasi WordPress sehingga Anda tidak perlu melakukan langkah seperti yang dijelaskan sebelumnya. Cukup masukkan username dan password WordPress yang Anda inginkan, sedikit klik sana sini, dan WordPress sudah terinstall secara otomatis.

Beberapa jenis Autoinstaller antara lain:

  • Softaculous
  • Fantastico
  • QuickInstall
  • MOJO Marketplace

Seringnya Anda akan menjumpai Softaculous daripada autoinstaller lainnya. Untuk menginstall WordPress, cukup masuk ke cPanel, scroll down hingga Anda menemukan Autoinstallers dan klik WordPress. Cari tombol Install Now dan klik.

Anda akan diminta untuk memilih lokasi yang akan diinstal WordPress. Jika website Anda memiliki sertifikat SSL, pilih HTTPS. Kalau tidak punya, pilih HTTP. Lalu pilih direktori yang Anda inginkan. Kalau Anda ingin install WordPress di domain utama, maka biarkan saja kosong. Tidak usah diisi. WordPress akan terinstall di ALAMATDOMAIN.com.

Pada bagian Site Name, masukkan nama website Anda dan deskripsi pendek tentang website Anda. Jangan centang bagian Enable Multisite (WPMU) kecuali jika Anda memang ingin membuat jaringan multisite.

Di bagian Admin Account, Anda akan diminta untuk memasukkan username, password, dan email untuk menginstall WordPress. Kalau ingin memberi nama database, Anda juga bisa mengklik menu Advanced Options.

Setelah Anda mengisi semuanya, klik Install pada bagian bawah untuk mulai proses instalasi. Biasanya memakan waktu dua sampai tiga menit. Setelah selesai, WordPress akan menampilkan detail login Anda dan mengirimkan konfirmasi ke alamat email yang tadi Anda daftarkan. Website Wordpress sudah selesai diinstall dan siap diluncurkan. Masuk ke dashboard Wordpress melalui ALMATDOMAIN.com/wp-admin.

Penyedia Hosting sudah menyediakan Auto Deploy WordPress

Jika Anda tidak punya waktu untuk melakukan langkah-langkah di atas, baik installasi WordPress secara manual melalui FTP maupun autoinstaller, sebaiknya gunakan jasa hosting yang sudah menyediakan WordPress secara otomatis. Anda hanya perlu memasukkan detail di bagian Admin Account.

Beberapa hosting Indonesia maupun luar negeri sudah menyediakan Autodeploy WordPress dalam pilihan paket mereka. Jika Anda masih belum familiar dengan pembuatan website, gunakan layanan autoinstaller yang disediakan. Tidak ada perbedaan antara instalasi WordPress manual dan otomatis. Gunakan waktu Anda untuk langsung membuat website karena proses install WordPress sudah semakin mudah dan cepat.

WORDPRESS

Baca Materi Lainnya

Wordpress